Banyak dari kita yang menunggu waktu berbuka puasa dengan mempersiapkan menu favorit kita bersama keluarga. Namun, di sisi lain, masih banyak diantara kita yang kurang mampu. Jangankan untuk berbuka dengan menu makanan favorit, untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa saja mereka sudah sulit.
Terdapat ribuan anak-anak yatim dan dhuafa yang merasakan kekhawatiran akan kebutuhan pangan harian mereka. Menjelang Ramadhan, tanpa kehangatan suasana rumah lengkap dengan ibu dan ayah, mereka terus berjuang demi terpenuhi kebutuhan mereka.
Hal ini juga dirasakan Nanda dan adik kecilnya, Faras, yang harus menahan rindu kepada ibunya yang pergi merantau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Juga tanpa adanya sosok ayah, mereka hanya bisa bergantung kepada seorang ibu yang bekerja sebagai pengasuh panti jompo.
Sebelum ibunya pergi merantau, Nanda dan Faras dititipkan kepada neneknya yang sudah renta. Nanda serta keluarganya tinggal di sebuah gubuk lusuh yang sudah tidak layak. Dengan tidak adanya ibu dan ayah di rumah, Nanda dan Faras hanya bisa mengandalkan tetangga dan saudaranya yang tinggal di sekitar rumah untuk makan sehari-hari.
#SahabatDermawan, tak hanya Nanda dan Faras yang kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan. Masih banyak diluar sana anak-anak yatim & dhuafa yang berjuang hanya demi sesuap nasi. Terlebih di bulan Ramadhan, dengan meningkatnya harga kebutuhan akan semakin sulit bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun" – HR. Tirmidzi.
Mari Sahabat Dermawan, kita bantu penuhi kebutuhan pangan mereka di bulan suci Ramadhan melalui program Sedekah Ifthar Untuk Yatim & Dhuafa ini.
Yuk kita penuhi Ramadhan tahun ini dengan kebaikan, bantu sesama sambil raih pahala berlipat ganda.